
Jakarta, Otosight.id – VinFast resmi menandatangani dua Memorandum of Understanding(MoU) bersama mitra bisnisnya dari perusahaan penyedia solusi transportasi, PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh (Kamis, 5/5) untuk rencana pengadaan total 20.000 unit kendaraan listrik VinFast hingga 2028.
Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam strategi VinFast memperluas ekosistem mobilitas hijau di Indonesia, sekaligus memperkuat kredibilitas, pengaruh pasar, dan peran perusahaan dalam mempercepat elektrifikasi transportasi di kawasan Asia Tenggara.

Berdasarkan MoU tersebut, PT Sembilan Benua Abadi diperkirakan akan membeli 10.000 unit kendaraan listrik VinFast hingga akhir 2027, sementara PT Satu Kosong Tujuh berencana memesan 10.000 unit hingga akhir 2028.
Dua model Nerio Green (C-SUV) dan Limo Green (MPV 7-penumpang) yang dipesan akan dioperasikan untuk layanan transportasi komersial, guna memaksimalkan efisiensi operasional, keunggulan biaya, serta manfaat lingkungan yang ditawarkan oleh model kendaraan listrik VinFast.
Nerio Green dan Limo Green merupakan bagian dari lini Green yang dikembangkan dan dioptimalkan VinFast secara khusus untuk kebutuhan operasional layanan komersial. Nerio Green merupakan adaptasi dari VF e34, model pertama VinFast yang diperkenalkan di pasar Indonesia dan hadir dengan desain urban modern, kabin yang luas, serta fitur teknologi canggih.

Sementara itu, Limo Green merupakan model terbaru dalam lini Green yang diluncurkan di Indonesia. Dengan dimensi 4.740 x 1.872 x 1.729 mm serta wheelbase 2.840 mm, Limo Green menawarkan konfigurasi tiga baris yang luas dan dirancang untuk kebutuhan transportasi penumpang berintensitas tinggi.
Ditenagai baterai LFP yang tangguh, model ini mampu menempuh jarak hingga 450 km dalam sekali pengisian penuh, sehingga mengoptimalkan siklus operasional dan meminimalkan waktu henti. Melalui pengoperasian armada listrik VinFast, PT Satu Kosong Tujuh dan PT Sembilan Benua Abadi tidak hanya meningkatkan kualitas armada, memaksimalkan tingkat pemanfaatan, dan menekan emisi, tetapi juga turut mendorong terbentuknya kebiasaan mobilitas hijau di masyarakat.
PT Satu Kosong Tujuh dan PT Sembilan Benua Abadi merupakan penyedia solusi transportasi terkemuka di Indonesia. Dengan pengalaman operasional yang luas serta pemahaman mendalam terhadap pasar lokal, kedua perusahaan memiliki kapasitas untuk mengoperasikan armada listrik dalam skala besar, mengoptimalkan jaringan operasional, serta menjangkau berbagai segmen pelanggan secara efektif.
“Kami memiliki keyakinan kuat terhadap VinFast dan potensinya dalam membangun ekosistem mobilitas listrik yang komprehensif, inklusif, dan mudah diakses. Kerja sama ini sejalan dengan visi jangka panjang kami untuk beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik serta secara proaktif mendukung transformasi hijau di tingkat regional maupun global,” ujar Nirzam Pahmi, SE, MM, Presiden Direktur PT Satu Kosong Tujuh.
Sementara Wempy Suciadi, CEO PT Sembilan Benua Abadi, menambahkan, “Bersama Nerio Green dan Limo Green, tidak hanya dari sisi kualitas produk, tetapi juga visi berkelanjutan yang diusung. Model-model tersebut merupakan solusi yang sangat menjanjikan dan selaras dengan kebutuhan praktis konsumen di tengah transisi menuju transportasi ramah lingkungan.”
Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, mengatakan, “Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan mitra-mitra tepercaya di Indonesia untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik dan mendorong transisi hijau. Bermitra dengan perusahaan berpengalaman yang memiliki pemahaman mendalam terhadap pasar lokal akan memungkinkan VinFast memperluas jangkauan pasar dengan cepat dan menghadirkan solusi mobilitas modern yang semakin dekat dengan konsumen Indonesia.”
Dalam hampir dua tahun kehadirannya di Indonesia, VinFast telah membangun fondasi pengembangan yang terstruktur dan komprehensif. Saat ini, VinFast telah menghadirkan lini produk lengkap mulai dari segmen entry-level hingga menengah dan premium, termasuk VF 3, VF 5, VF e34, VF 6, VF 7, dan VF MPV 7, serta model Green seperti Limo Green.
VinFast juga telah memulai operasional pabriknya di Subang, yang menegaskan komitmen investasi jangka panjang sekaligus kontribusi langsung terhadap rantai nilai lokal. Selain itu, VinFast terus memperluas ekosistem melalui pengembangan jaringan dealer dan layanan purnajual secara nasional; pembangunan infrastruktur pengisian daya yang luas bersama V-Green, serta kolaborasi strategis dengan bank dan lembaga keuangan terkemuka guna menghadirkan solusi pembiayaan optimal bagi pelanggan.

VinFast Gandeng 6 Dealer Motor Listrik Percepat Ekspansi Pasar Nasional
Sebagai persiapan peluncuran produk motor listrik pada kuartal II tahun 2026, VinFast menandatangani MoU dengan enam dealer, yaitu PT IB Motor, PT Sentrik, PT Axara Marani, PT Sukses Sejati Indonesia, PT Tangguh Inti Motor, dan PT Kiki Motor Persada.
Seluruh mitra tersebut merupakan distributor berpengalaman dalam penjualan sepeda motor di berbagai wilayah strategis serta memiliki visi yang sejalan dalam mendukung transisi menuju solusi mobilitas ramah lingkungan.
Melalui MoU ini, VinFast dan para dealer akan bekerja sama untuk membuka showroom di sejumlah wilayah strategis yang memiliki potensi tinggi dalam adopsi transportasi listrik, seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali.
Dengan jumlah penduduk yang besar, tingkat urbanisasi yang cepat, serta kebutuhan mobilitas yang tinggi, wilayah-wilayah tersebut menjadi fokus utama dalam strategi ekspansi VinFast di Indonesia. Showroom yang dibangun akan mengikuti standar operasional global VinFast.
Pada tahap awal, jaringan ini akan memasarkan beberapa model motor listrik dengan teknologi penukaran baterai (battery swapping), antara lain VinFast Flazz, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper.
Ke depan, VinFast juga akan menghadirkan model-model baru yang telah disesuaikan dengan kondisi infrastruktur serta kebiasaan penggunaan kendaraan oleh konsumen Indonesia. Indonesia merupakan salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia dengan penjualan tahunan mencapai jutaan unit.
Di tengah tingkat penetrasi motor listrik yang masih pada tahap awal serta dorongan pemerintah untuk mempercepat transisi energi hijau, pasar motor listrik Indonesia diperkirakan memasuki fase pertumbuhan yang semakin cepat. Kondisi ini membuka peluang besar bagi perusahaan yang memiliki strategi jangka panjang serta pengembangan ekosistem yang terintegrasi.
Dengan hadirnya motor listrik VinFast mendatang, konsumen dapat langsung memanfaatkan jaringan stasiun penukaran baterai yang saat ini sedang diuji coba di wilayah Jabodetabek. Hal ini memungkinkan pengguna merasakan pengalaman berkendara listrik yang lebih praktis dan fleksibel.
Pendekatan terintegrasi yang mencakup produk, infrastruktur, dan layanan ini tidak hanya menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan, tetapi juga berpotensi menetapkan standar baru bagi pasar.
Sebelumnya, VinFast telah mengumumkan strategi ekspansi motor listrik ke pasar internasional dan menjalin kerja sama dengan sejumlah dealer di Filipina. Sepanjang tahun 2026, perusahaan berencana mempercepat ekspansi bisnis motor listrik di lima pasar internasional utama, yaitu Filipina, Indonesia, India, Thailand, dan Malaysia.
“Perluasan kerja sama dengan dealer di Indonesia mencerminkan komitmen VinFast untuk segera membangun jaringan distribusi dan layanan yang kuat di pasar ini. Kami tidak hanya menghadirkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga membangun ekosistem yang menyeluruh, mulai dari penjualan, layanan purnajual, hingga infrastruktur pengisian dan penukaran baterai. Langkah ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan yang berkelanjutan bersama para mitra lokal,” tutup Võ Thị Cẩm Tú, Managing Director VinFast E-Scooters Overseas Market.

